Phase C: Proteksi (Protection) 100 points

Peraturan Umum:

Pada lokasi yang cocok, 6 blind (tenda) didirikan sepanjang panjang lapangan, dengan penampilan yang berseberangan, 3 blind pada setiap sisi. Tanda-tanda penting harus terlihat jelas oleh Handler, Juri dan Helper.

Helper harus dilengkapi pakaian proteksi, sleeve dan stik lembut. Sleeve harus dilapisi bagian gigit, dan alasnya harus terbuat dari serat goni (jute) dengan warna sesungguhnya.

Jika perlu untuk Helper tetap menatap anjing selama phase proteksi, Handler tidak diharuskan berdiri, namun Helper tetap tidak boleh melakukan gerakan mengancam atau bertahan. Helper harus melindungi diri dengan sleeve. Handler bebas menentukan cara mengambil stik dari Helper.

Diperbolehkan menggunakan hanya 1 Helper disetiap tingkat ujian. Jika lebih dari 7 ekor anjing ikut dalam pertandingan yang sama (tingkat yang sama), Helper kedua akan dibutuhkan. Setiap anjing pada tingkat ujian yang sama harus bekerja dengan Helper yang sama.

Anjing yang diluar kendali, setelah exercise proteksi, tidak melepaskan, atau hanya melepaskan jika Helper mengambill tindakan fisik, karena menggigit bagian lain dari tubuh Helper, harus didiskualifikasi. Peringkat TSB tidak diberikan.

Untuk anjing yang gagal selama phase proteksi atau dikeluarkan, phase proteksi harus dihentikan. Anjing tidak memperoleh nilai pada phase ini, tapi anjing harus mendapat peringkat TSB.

Perintah lisan "Aus/Out" diberikan hanya 1 kali selama exercise berjalan. Lihat penilaian "Aus/Out" dibawah ini:

  • Slow Out                                                                  : 0,5 - 3,0

  • Tambahan 1 perintah dengan melepas cepat               : 3,0

  • Tambahan 1 perintah dengan melepas pelan               : 3,5 - 6

  • Tambahan 2 perintah dengan melepas cepat               : 6,0

  • Tambahan 2 perintah dengan melepas pelan               : 6,5 - 9

  • Tidak melepas setelah 2 perintah, ditambah pengaruh : diskualifikasi

 

1. Search For The Helper (Mencari Helper)

A. Perintah: Revier/Search atau Voran/Go Ahead - Hier/Come

Perintah "Hier/Come" bisa diberikan bersamaan dengan nama anjing.

B. Penjelasan:

Helper menempati posisi di blind terakhir, diluar pandangan anjing. Handler menempatkan posisinya bersamaan dengan anjing tanpa tali diantara blind ke 4 dan 5 untuk memulai (IPO 1), jadi memungkinkan melakukan pencarian pada 2 sisi, blind ke 2 dan 3 (IPO 2) dan blind pertama (IPO 3) Atas perintah Juri, phase proteksi dimulai. Setelah Handler memberikan perintah verbal "Revier/Search" bersamaan dengan perintah signal yaitu tangan kanan atau kiri boleh diulang, anjing harus segera meninggalkan Handler dan mulai mencari. Anjing harus berlari memutari blind dengan perhatian dan secara dekat.

Segera setelah anjing mencari di blind, Handler memberikan perintah "Hier/Come" (Diijinkan menggunakan nama anjing bersamaan dengan perintah), dan mengirim anjing ke blind lain dengan perintah "Revier/Search" pada saat anjing masih bergerak sampai ke blind Helper. Handler bergerak pada langkah normal sepanjang garis tengah. Handler tidak boleh meninggalkan garis tengah selama phase ini. Anjing harus selalu berada pada posisi didepan Handler. Ketika anjing menemukan Helper, Handler harus tetap berdiri. Pada saat ini, tidak ada perintah apapun yang diberikan.

C. Penilaian:

Batasan mengenai kemampuan mengatur, kecepatan pada saat memutari blind seperti perhatian dan kedekatan jarak lari memutari blind akan mempengaruhi penilaian.

 

2. Hold and Bark (Diam dan Gonggong)

A. Perintah: Hier/Fuzz atau Come/Heel

B. Penjelasan:

Anjing harus menghadapi Helper dengan semangat dan perhatian dan menggonggong tanpa henti. Anjing tidak boleh melompat atau menggigit Helper. Setelah anjing menggonggong kira-kira 20-40 detik, Handler menuju blind, setelah menerima perintah dari Juri dan berhenti kira-kira 5 langkah dari blind. Atas perintah Juri, Handler memanggil anjing keluar dari blind dan menuju ke samping Handler.

C. Penilaian:

Keterbatasan terhadap usaha menggonggong tanpa henti dan bertahan penuh, tidak terpengaruh Juri atau munculnya Handler sampai perintah lisan diberikan, akan mempengaruhi penilaian. 5 angka akan diberikan untuk menggonggong tanpa henti. Untuk gonggongan yang lemah dikurangi 2 angka.

Jika anjing tidak menggonggong, tapi tetap menjaga dan memperhatikan Helper, nilai akan dikurangi 5. Mengganggu Helper seperti melompat kearah Helper, dll. akan dikurangi 2 nilai. Pengurangan nilai sampai 9 angka jika anjing menggiggit keras. Jika anjing meninggalkan Helper sebelum Handler menerima perintah dari Juri untuk meninggalkan garis tengah, anjing boleh dikirim ke blind sekali lagi. Jika anjing tetap bersama Helper pada kesempatan ini, phase proteksi tetap dilanjutkan, meskipun Hold and Bark dinilai kurang memuaskan. Jika anjing tidak mau mencari blind atau meninggalkan Helper lagi, phase ini dihentikan.

Jika anjing menghampiri Handler saat menuju tenda untuk menjemput anjing, atau anjing menghampiri Handler sebelum ada perintah, sebagian nilai tetap diberi dengan penilaian kurang memuaskan.

 

3. Prevention of an Attempted Escape of The Helper (Pencegahan Atas Usaha Helper Melarikan Diri)

A. Perintah: Fuzz/Heel - Platz/Down - Aus/Out"

B. Penjelasan:

Setelah mendapat perintah dari Juri, Handler meminta Helper menjauh dari blind. Helper bergerak pada langkah normal menuju lokasi yang ditentukan untuk melarikan diri. Atas perintah dari Juri, Handler dengan anjing tanpa tali penuntun bergerak ke posisi yang ditentukan untuk anjing tiarap sebelum pelarian. Jarak antara anjing dan Helper kira-kira sejauh 5 langkah. Handler meninggalkan anjing pada posisi tiarap dan bergerak menuju blind, tetap mempertahankan pandangan dengan anjing, Juri dan Helper. Atas perintah Juri, Helper mencoba untuk melarikan diri. Anjing harus segera mencegah pelarian tanpa adanya keraguan untuk menggigit dengan kuat dan enerjik. Anjing hanya boleh menggigit pada sleeve. Atas perintah Juri, Helper tetap berdiri. Ketika Helper berhenti bergerak, anjing harus melepaskan gigitan. Handler boleh memberikan perintah "Aus/Out" tanpa ada selang waktu.

Jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama, Handler boleh memberikan perintah kedua, setelah mendapat kode dari Juri. Jika anjing tidak melepas gigitan pada perintah ketiga (satu diijinkan, dua tambahan), maka tim akan didiskualifikasi. Handler harus berdiri tenang, tanpa mempengaruhi anjing dengan cara apapun, saat memeberi perintah "Aus/Out". Setelah melepaskan gigitan, anjing harus tetap dekat dengan Helper dan menjaganya.

C. Penilaian:

Kekurangan mengenai kriteria penilaian yang penting akan mempengaruhi penilaian. Respon yang cepat dan enerjik dan pencegahan saat pelarian, gigitan yang tenang dan full sampai pelepasan, penjagaan Helper yang dekat dan penuh pehatian. Jika anjing tetap pada posisi tiarap atau tidak mencegah pelarian dalam arti menggigit atau menahan sampai Helper menempuh 20 langkah, phase proteksi dihentikan. Jika anjing tidak perhatian atau mengganggu Helper dengan biasa selama phase ini, exercise akan diturunkan satu grade. Jika anjing menjaga Helper sangat tidak perhatian atau mengganggu Helper, exercise diturunkan dua grade. Jika anjing tidak menjaga tapi tetap bersamanya, exercise diturunkan tiga grade. Jika anjing meninggalkan Helper atau jika Handler memberikan perintah lisan agar anjing tetap bersama Helper, phase ini dihentikan.

 

4. Defense of The Dog During Guarding Phase (Pertahanan Anjing Selama Phase Penjagaan)

A. Perintah: Aus/Out - Fuzz/Heel

B. Penjelasan:

Setelah phase menjaga kira-kira 5 detik, Helper membuat gerakan menyerang ke anjing, atas perintah Juri. Tanpa ada pengaruh dari Handler, anjing harus mempertahankan dirinya sendiri dengan gigitan kuat dan enerjik. Anjing hanya boleh menggigit sleeve proteksi.

Segera setelah anjing menggigit, Helper memberika 2 pukulan dengan stik. Pukulan hanya boleh diarahkan pada bahu dan bagian yang lebih tinggi dari punggung. Atas perintah dari Juri, Helper harus tetap berdiri. Setelah Helper berhenti menyerang dan tetap berdiri, anjing harus segera melepaskan gigitan. Handler boleh memberikan perintah "Aus/Out" pada saat yang bersamaan.

Handler boleh memberikan perintah kedua pada kode dari Juri jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama. Jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah ketiga (1 diijinkan, 2 tambahan) maka tim akan didiskualifikasi. Handler harus tetap berdiri tanpa mempengaruhi anjing pada perintah "Aus/Out". Setelah melepas gigitan, anjing harus tetap dekat dan menjaga Helper. Atas perintah dari Juri, Handler menghampiri anjing pada langkah normal dan memberikan perintah "Fuzz/Heel" untuk anjing kembali ke posisi awal. Stik pemukul tidak diambil dari Helper.

C. Penilaian:

Kekurangan mengenai kriteria penilaian yang penting akan mempengaruhi penilaian. Respon yang cepat dan enerjik dan pencegahan saat pelarian, gigitan yang tenang dan full sampai pelepasan, penjagaan Helper yang dekat dan penuh pehatian. Jika anjing tetap pada posisi tiarap atau tidak mencegah pelarian dalam arti menggigit atau menahan sampai Helper menempuh 20 langkah, phase proteksi dihentikan. Jika anjing tidak perhatian atau mengganggu Helper dengan biasa selama phase ini, exercise akan diturunkan satu grade. Jika anjing menjaga Helper sangat tidak perhatian atau mengganggu Helper, exercise diturunkan dua grade. Jika anjing tidak menjaga tapi tetap bersamanya, exercise diturunkan tiga grade. Jika anjing meninggalkan Helper atau jika Handler memberikan perintah lisan agar anjing tetap bersama Helper, phase ini dihentikan.

 

5. Back Transport (Pengawalan Dari Belakang)

A. Perintah: Fuzz/Heel

B. Penjelasan:

Exercise Defense of The Dog During Guarding Phase dilanjutkan dengan pengawalan Helper sejauh 30 langkah. Arah dan ketentuan Back Transport ditentukan Juri. Handler memerintahkan Helper untuk berjalan. Handler dan anjing tanpa tali mengikuti Helper dengan jarak 5-10 langkah. Anjing mengikuti dan mengawasi Helper dengan perhatian. Jarak 5-10 langkah harus selalu dipertahankan selama pengawalan.

C. Penilaian:

Penilaian akan berkuran jika anjing tidak memperhatikan Helper, tidak mempertahankan jarak 5-10 langkah itu.

 

6. Attack on The Dog Out of The Back Transport (Penyerangan Terhadap Anjing Setelah Pengawalan)

A. Perintah: Aus/Out - Fuzz/Heel

B. Penjelasan:

Selepas pengawalan, penyerangan dilakukan secara tiba-tiba atas perintah Juri. Tanpa adanya pengaruh dari Handler, anjing harus melindungi dari serangan dengan gigitan yang enerjik dan full. Anjing hanya boleh menggigit sleeve.

Atas perintah dari Juri, Helper harus tetap berdiri. Setelah Helper berhenti menyerang dan tetap berdiri, anjing harus segera melepaskan gigitan. Handler boleh memberikan perintah "Aus/Out" pada saat yang bersamaan.

Handler boleh memberikan perintah kedua pada kode dari Juri jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama. Jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah ketiga (1 diijinkan, 2 tambahan) maka tim akan didiskualifikasi. Handler harus tetap berdiri tanpa mempengaruhi anjing pada perintah "Aus/Out". Setelah melepas gigitan, anjing harus tetap dekat dan menjaga Helper. Atas perintah dari Juri, Handler menghampiri anjing pada langkah normal dan memberikan perintah "Fuzz/Heel" untuk anjing kembali ke posisi awal. Stik pemukul diambil dari Helper.

Lalu team melakukan side transport menuju juri sejauh 20 langkah. Perintah yang diberikan adalah "Fuzz/Heel". Anjing harus berada di posisi sebelah kanan dari Helper. Jadi anjing berada diantara Helper dan Handler. Selama side transport, anjing harus mengawasi Helper, anjing tidak boleh mengganggu, melompat atau menggigit Helper. Mereka berhenti didepan Juri dan Handler memberikan stik pemukul kepada Juri.

C. Penilaian:

Kekurangan mengenai kriteria penilaian yang penting akan mempengaruhi penilaian. Respon yang cepat dan enerjik dan pencegahan saat pelarian, gigitan yang tenang dan full sampai pelepasan, penjagaan Helper yang dekat dan penuh pehatian. Jika anjing tetap pada posisi tiarap atau tidak mencegah pelarian dalam arti menggigit atau menahan sampai Helper menempuh 20 langkah, phase proteksi dihentikan. Jika anjing tidak perhatian atau mengganggu Helper dengan biasa selama phase ini, exercise akan diturunkan satu grade. Jika anjing menjaga Helper sangat tidak perhatian atau mengganggu Helper, exercise diturunkan dua grade. Jika anjing tidak menjaga tapi tetap bersamanya, exercise diturunkan tiga grade. Jika anjing meninggalkan Helper atau jika Handler memberikan perintah lisan agar anjing tetap bersama Helper, phase ini dihentikan.

 

7. Attack on The Dog Out of Motion (Penyerangan Terhadap Anjing Saat Diam)

A. Perintah: Sitz/Sit - Stell/Go atau Hold - Aus/Out - Fuzz/Heel (IPO 1, 2)

                  Sitz/Sit - Stell/Go atau Hold - Aus/Out (IPO 3)

B. Penjelasan:

Handler dan anjing bergerak menuju titik yang telah ditentukan pada garis tengah lapangan (sejajar blind 1). Anjing boleh dituntun dengan penuntun tapi tidak boleh ditarik. Atas perintah Juri, Helper yang dilengkapi dengan stik pemukul keluar dati blind ke-6 dan berjalan ke garis tengah. Handler memerintahkan Helper untuk berhenti, tetapi Helper mengabaikan (IPO 1), Pada IPO 2, 3 Helper tidak berjalan, tetapi langsung berlari ke garis tengah. Setelah mencapai garis tengah, Helper berbalik menghadap Handler dan langsung menyerang Handler dan anjing, tanpa berhenti atau memperlambat langkah, sambil berteriak dan membuat gerakan mengancam.

Setelah Helper mencapai jarak 40-50 langkah dari Handler, Handler melepaskan anjing setelah mendapat perintah dari Juri dengan perintah "Stell/Go atau Hold". Setelah mendapat perintah, anjing harus segera menyerang dengan enerjik dan gigitan penuh. Anjing hanya boleh menggigit sleeve. Handler harus tetap pada tempatnya. Atas perintah Juri, Helper menghentikan serangan. Segera setelah itu, anjing harus melepaskan gigitan. Handler boleh memberikan perintah "Aus/Out".

Handler boleh memberikan perintah "Aus/Out" yang kedua kali atas perintah Juri, jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama. Jika anjing tetap tidak melepaskan gigitan, maka tim akan didiskualifikasi. Setelah melepas gigitan, anjing harus tetap mengawasi Helper. Atas perintah Juri, Handler menghampiri anjing dengan langkah normal dan memberi perintah "Fuzz/Heel". Stik pemukul diambil dari Helper. (IPO 3 sampai disini)

Jarak pengawalan antara Helper ke juri sedikitnya 20 langkah. Perintah "Fuzz/Heel" diijinkan. Anjing harus disebelah kanan Helper (anjing diantara Helper dan Handler). Anjing harus mengawasi tanpa boleh menyerang Helper. Group berhenti didepan Juri, Handler menyerahkan tongkat ke Juri dan melapor.

C. Penilaian:

Kekurangan mengenai kriteria penilaian yang penting akan mempengaruhi penilaian. Respon yang cepat dan enerjik dan pencegahan saat pelarian, gigitan yang tenang dan full sampai pelepasan, penjagaan Helper yang dekat dan penuh pehatian. Jika anjing tetap pada posisi tiarap atau tidak mencegah pelarian dalam arti menggigit atau menahan sampai Helper menempuh 20 langkah, phase proteksi dihentikan. Jika anjing tidak perhatian atau mengganggu Helper dengan biasa selama phase ini, exercise akan diturunkan satu grade. Jika anjing menjaga Helper sangat tidak perhatian atau mengganggu Helper, exercise diturunkan dua grade. Jika anjing tidak menjaga tapi tetap bersamanya, exercise diturunkan tiga grade. Jika anjing meninggalkan Helper atau jika Handler memberikan perintah lisan agar anjing tetap bersama Helper, phase ini dihentikan.

 

8. Defense of The Dog Out of The Guarding Phase (Pertahanan Anjing Setelah Phase Penjagaan)

A. Perintah: Aus/Out - Fuzz/Heel (Finish) - Fuzz/Heel

B. Penjelasan:

Setelah phase penjagaan setelah 5 detik, dan atas perintah Juri, Helper menyerang anjing. Tanpa pengaruh dari Handler, anjing harus mempertahankan diri dengan menggigit penuh. Anjing hanya boleh menggigit sleeve. Setelah anjing menggigit, Helper memberikan 2 pukulan.

Pukulan hanya boleh diarahkan pada bahu dan bagian yang lebih tinggi dari punggung. Atas perintah dari Juri, Helper harus tetap berdiri. Setelah Helper berhenti menyerang dan tetap berdiri, anjing harus segera melepaskan gigitan. Handler boleh memberikan perintah "Aus/Out" pada saat yang bersamaan.

Handler boleh memberikan perintah kedua pada kode dari Juri jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah pertama. Jika anjing tidak melepaskan gigitan pada perintah ketiga (1 diijinkan, 2 tambahan) maka tim akan didiskualifikasi. Handler harus tetap berdiri tanpa mempengaruhi anjing pada perintah "Aus/Out". Setelah melepas gigitan, anjing harus tetap dekat dan menjaga Helper. Atas perintah dari Juri, Handler menghampiri anjing pada langkah normal dan memberikan perintah "Fuzz/Heel" untuk anjing kembali ke posisi awal. Stik pemukul diambil dari Helper.

Lalu team melakukan side transport menuju juri sejauh 20 langkah. Perintah yang diberikan adalah "Fuzz/Heel". Anjing harus berada di posisi sebelah kanan dari Helper. Jadi anjing berada diantara Helper dan Handler. Selama side transport, anjing harus mengawasi Helper, anjing tidak boleh mengganggu, melompat atau menggigit Helper. Mereka berhenti didepan Juri dan Handler memberikan stik pemukul kepada Juri.

C. Penilaian:

Kekurangan mengenai kriteria penilaian yang penting akan mempengaruhi penilaian. Respon yang cepat dan enerjik dan pencegahan saat pelarian, gigitan yang tenang dan full sampai pelepasan, penjagaan Helper yang dekat dan penuh pehatian. Jika anjing tetap pada posisi tiarap atau tidak mencegah pelarian dalam arti menggigit atau menahan sampai Helper menempuh 20 langkah, phase proteksi dihentikan. Jika anjing tidak perhatian atau mengganggu Helper dengan biasa selama phase ini, exercise akan diturunkan satu grade. Jika anjing menjaga Helper sangat tidak perhatian atau mengganggu Helper, exercise diturunkan dua grade. Jika anjing tidak menjaga tapi tetap bersamanya, exercise diturunkan tiga grade. Jika anjing meninggalkan Helper atau jika Handler memberikan perintah lisan agar anjing tetap bersama Helper, phase ini dihentikan.

 


© 2008 BlackFace Malinois