Phase A: Tracking (Pelacakan) 100 points

Juri atau orang yang bertugas dalam pelacakan menentukan pola pelacakan, dimana susunan dari lapangan pelacakan harus menjadi suatu perhatian. Pola yang berbelok harus digunakan dalam pelacakan. Tidak diijinkan jika artikel dan sudut disetiap pelacakan pada jarak yang sama satu sama lain. Awal pelacakan harus ditandai dengan jelas dengan penanda (signpost). Pembuat jejak/jejak harus berada pada tanah tepat disebelah kiri dari jalan yang ditandai dengan bau.

Juri akan mengundi untuk posisi memulai.

Handler (Tingkat 1) atau pembuat jejak (Tingkat 2, 3) harus menunjukkan artikel pelacakan kepada juri atau orang yang bertugas dalam pelacakan lebih dulu sebelum membuat jejak. Hanya artikel yang dapat diberi bau (setidaknya 30 menit dan diberi bau oleh Handler) yang digunakan.

Handler (pembuat jejak) tetap tinggal pada waktu yang singkat pada "scent pad" lalu memproses pada langkah normal pada arah sesuai yang ditentukan juri. Sudut juga dubuat pada langkah normal.

Artikel pertama diletakan pada track setelah minimal 100 langkah pada jalur pertama atau kedua.

Artikel kedua diletakkan pada akhir dari jalur terakhir.

Artikel diletakkan pada saat pembuat jejak sedang bergerak. Setelah menempatkan artikel terakhir pada akhir dari jalur terakhir, pembuat jejak harus berjalan lurus kedepan untuk beberapa langkah lagi.

Artikel yang berbeda tipe digunakan pada pelacakan yang sama. Bahan seperti kulit, tenunan, kayu. Ukuran artikel adalah panjang 10 cm, lebar 2-3 cm, dan lebar 0,5-1 cm. Warna tidak boleh terlalu banyak berbeda dari warna lapangan.

Anjing tidak boleh melihat dimana saat jejak dibuat. Ketika anjing sedang melacak, Juri dan orang yang menemani tidak boleh berada di area pelacakan dimana Handler dan anjing melacak.

 

A. Perintah: "Such"

Perintah "Such" diberikan hanya pada pemulaan pelacakan dan setelah artikel pertama (artikel pertama dan kedua pada tingkat 3).

 

B. Penampilan Pelacakan:

Handler menyiapkan anjingnya untuk pelacakan. Anjing harus melacak tanpa penuntun atau dengan tali pelacakan sepanjang 10 m. Ketika melacak, tali pelacakan 10 m itu ditempatkan pada belakang, disamping atau diantara depan atau kaki belakang anjing. Garis pelacakan harus langsung tertahan/terikat pada collar, dead ring, atau pada ring di tracking harness. (Tipe tracking harness yang diijinkan: breast-harness, atau bottger-harness tanpa ada tambahan sabuk).

Ketika dipanggil, Handler akan melapor ke Juri dengan anjing di posisi awal. Handler akan memberi tahu Juri apakah anjing akan menjemput atau mengidentifikasi artikel.

Pengaruh kuat apapun harus dihindari untuk mengutamakan pelacakan pada awal dan selama pelacakan. Atas perintah Juri, anjing akan menuju posisi awal dengan tenang dan perlahan untuk mempersiapkan pelacakan. Anjing akan mendapatkan bau untuk dicium dipermulaan dengan tenang dan kuat dengan hidung. Anjing kemudian harus melacak dengan hidung (dekat pada tanah), dengan mempertahankan langkah yang tetap.

Handler mengikuti anjing 10 meter dibelakang tali pelacakan (akhir tali pelacakan). Ketika melacak tanpa penuntun, jarak 10 meter harus dipertahankan dengan baik.

Jumlah bagian tali yang kendor secara lurus tersentuh pada garis diijinkan, selama Handler tetap memegang tgali pelacakan pada tangannya. Anjing harus membuat sudut dengan meyakinkan.

Setelah membuat sudut (belokan), anjing harus melanjutkan pelacakan dengan langkah normal. Segera setelah anjing mendapatkan artikel, ia harus menunjukkan artikel dengan sikap meyakinkan, tanpa bantuan dari Handler. Anjing diperbolehkan berdiri, duduk, tiarap atau kembali ke Handler setelah mendapatkan artikel.

Bergerak maju dengan artikel, atau membawa artikel ketika tiarap adalah kesalahan. Menunjukkan artikel harus dilakukan pada posisi berdiri, duduk atau tiarap.

Segera setelah anjing menemukan artikel, Handler harus meletakkan tali pelacakan dan berjalan menuju anjing. Dengan menunjukkan artikel dengan tangan diangkat, Handler menunjukkan bahwa anjing menemukan artikel. Kemudian Handler mengambil tali pelacakan dan melanjutkan pelacakan. Setelah selesai melacak, Handler harus menunjukkan artikel kepada Juri.

C. Penilaian:

Kecepatan dalam melacak tidak mempengaruhi nilai, selama pelacakan dikerjakan dengan giat, secara sama dan meyakinkan dan anjing menunjukkan sikap melacak yang baik. Anjing memeriksa untuk meyakinkan dirinya atas jalur pelacakan tidak disalahkan, selama anjing tidak keluar dari jalur pelacakan. Perjalana melacak tanpa tujuan, hidung tidak pada tanah, buang air kencing/air besar, berputar pada sudut belokan, meneruskan pemberian semangat, memandu tali penuntun atau bantuanlisan pada pelacakan atau pada artikel, kesalahan pada saat menemukan artikel dan menunjukkan kesalahan artikel mengakibatkan pengurangan nilai.

Pelacakan akan dihentikan jika Handler meninggalkan pelacakan lebih dari panjang satu garis.

Jika anjing meninggalkan pelacakan dan Handler mengendalikan dari perbuatan itu, Juri akan menginstruksikan Handler untuk mengikuti anjing. Pelacakan dihentikan jika Handler tidak bisa mengikuti instruksi Juri. Jika pelacakan tidak selesai dalam 15 menit sejak anjing memulai pelacakan, Juri akan menghentikan pelacakan.

Penampilan yang diperlihatkan sebelum pelacakan dihentikan tetap diberi penilaian.

Jika anjing menunjukkan dua pilihan, dengan kata lain, jika anjing menunjukkan dan mengambil artikel ketika menemukan artikel adalah kesalahan.

Peringkat hanya diberikan untuk artikel yang ditunjukkan pada sikap yang ditunjukkan oada juri ketika Handler melapor. Kesalahan pengambilan artikel dipindahkan pada penilaian saat menyusuri jalur pelacakan.

Tidak ada penilaian pada artikel yang tidak ditemukan.

Pendistribusian nilai, pada setiap jalur pelacakan, tetap pada garis pelacakan harus menggambarkan panjang dan tingkat kesulitan. Setiap jalur pelacakan dinilai dengan angka dan peringkat. Jika anjing tidak melacak (tetap pada jalur tapi tidak melacak), Juri harus menghentikan pelacakan walaupun anjing tetap pada posisi pelacakan.

 


© 2008 BlackFace Malinois